Teks/Dicetak
Ranah 3 Warna
Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Dia bahkan sudah bisa bermimpi dalam bahasa Arab dan Inggris. Impiannya? Tinggi betul, ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau sampai ke Amerika.
Dengan semangat menggelegak dia pulang ke kampung di Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya, Randal, meragukan Alif mampu lulus UMPTN. Lalu dia sadar, ada satu hal penting yang dia tidak punya, ijazah SMA. Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tanpa ijazah?
Tidak tersedia versi lain