Teks/Dicetak
Santri Cengkir
Ketika jabatan telah memilihnya, sang tokoh bolak-balik di arena gelandangan raya. Menjadi santri yang menapaki takdir Ilahiyah, menjalanakn amanah di sela nafas jutaan jemaah. Bersamah tasbih kotaknya, ia terus berputar dalam wirid yang khusyuk. Menggetar, menyahdu, meerasuk ke ulu-rindu.
Tidak tersedia versi lain