Buku ini menyajikan dua puluh episode dari dua puluh judul cerita hasil sastra pengaruh peralihan Hindu Islam.
Kebun Tjeri menampilkan suasana yang mana sedang terjadi perubahan, dan para kritisi menyebutkan ini sebagai tonggak batas waktu peralihan, dimana penulis menunjukkan masa depan yang penuh harapan dan mengucapkan selamat tinggal pada masa lampau yang penuh keprihatinan.